Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba Dorong Kolaborasi Pariwisata Kawasan Danau Toba Melalui “Temu Akrab Tourism Soldier”
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba mendukung pelaksanaan kegiatan “Temu Akrab Tourism Soldier” yang digelar oleh Komunitas Prajurit Pariwisata Kawasan Danau Toba (KDT) di Cafe Rooftop Sapadia Hotel Lt. 4, Balige, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang turut mendapat dukungan dari Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus ini menjadi ruang diskusi dan konsolidasi bagi pelaku, komunitas, serta penggerak pariwisata di Kawasan Danau Toba.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Toba menegaskan pentingnya membangun sinergi antar kabupaten di Kawasan Danau Toba demi menciptakan pariwisata yang terintegrasi dan berdaya saing.
“Wisatawan datang ke Danau Toba bukan hanya ke satu daerah saja. Karena itu seluruh daerah harus saling mendukung dan membangun kolaborasi,” ujar beliau.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu, menyampaikan bahwa kekompakan antar pelaku pariwisata menjadi kunci utama dalam pengembangan sektor pariwisata Danau Toba.
“Pariwisata tidak bisa dibangun sendiri-sendiri. Dibutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan semangat bersama agar pengembangan pariwisata dapat berjalan maksimal,” ungkapnya.
Forum diskusi juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem pariwisata yang terhubung antar kabupaten, termasuk penguatan promosi bersama, pengembangan destinasi, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.
Pelaku usaha dan penggiat pariwisata Danau Toba, Corry Panjaitan, menyampaikan bahwa seluruh daerah di Kawasan Danau Toba perlu meninggalkan ego sektoral dan mulai membangun visi bersama dalam pengembangan pariwisata kawasan.
Selain itu, peserta diskusi berharap pertemuan rutin seperti “Temu Akrab Tourism Soldier” dapat menjadi wadah mempererat solidaritas antar pelaku wisata sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas daerah.
Dalam forum tersebut juga dibahas pentingnya pengembangan seni budaya lokal sebagai bagian dari atraksi wisata yang mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Seni tari, musik, dan pertunjukan budaya dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata di Kawasan Danau Toba.
Kegiatan “Temu Akrab Tourism Soldier” ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antar stakeholder pariwisata demi mewujudkan pariwisata Danau Toba yang maju, ramah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.


